Thursday, 31 January 2013

Selamat Pagi Sarjana Pendidikan

Tanggal 29 Januari 2013, pukul 04.00 pagi saya bangun dengan sigapnya. Mungkin karena tidak cukup tidur saat malam. Hampir 30 menit sekali sejak pukul 02.00 saya sudah terus saja terbangun. Ya, hari itu adalah hari dimana saya akan mengidam-idamkan mendengar kata-kata 'You pass'.
Saya datang ke kampus pukul 07.30, satu jam lebih cepat dari jadwal. Mengingat waktu yang cukup banyak, saya putuskan untuk ke Mesjid untuk menunaikan shalat duha. Saat selesai shalat, saya mencoba ngulang kembali apa saja yang terjadi tadi malam. Saya menggigil, jantung saya berdegup kencang, dan terbayang wajah dua orang dosen. hahahahahhaa ya, saya membayangkan wajah pembimbing saya dan dosen penguji saya yang terkenal cukup 'teliti' saat menguji. Bathin saya hanya berkata, saya takut. Takut mempermalukan dosen pembimbing saya dan takut tidak dapat menjawab pertanyaan dosen penguji. 
Tapi pagi itu saya merasa cukup tenang dibandingkan saat malam. Sayapun melangkah ke gedung O, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Negeri Jakarta. 
Pagi itu ada delapan 'pasien'. hahahahaa pastinya diantaranya ada saya. Kami memulai hari dengan doa bersama dan briefing sebelum dimulai. Saya urutan ke enam. Saya ingat kata-kata dosen pembimbing saya, "Banyak baca Bismillah ya Mi". Dengan logat khas beliau. Ya, beliau sangat tau saya memang orang yang sering gugup.

Setelah cukup tenang di pagi hari, ketika sudah sampai urutan ke lima, saya pun merasa gugup lagi. Setelah teman saya keluar, giliran saya masuk ke ruangan O.204. Seketika dingin karena pendingin udara dan suhu tubuh saya (sepertinya). Saat itu yang saya lakukan adalah mempresentasikan isi Skripsi dan mencoba menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh dosen-dosen penguji. Setelah selesai semua dosen memberikan pertanyaan, sayapun diminta untuk keluar ruangan. Saat keluar, saya melihat semua teman-teman sudah menunggu di depan ruangan dengan wajah yang 'lucu' dan berkata "aaaaah Mia, gimana?" 

Tak lama, dosen pembimbing sayapun keluar dan langsung memanggil saya masuk lagi kedalam ruangan. Setelah dipersilahkan duduk, ketua pengujipun menyapa saya, "well, how do you feel?" saya jawab, "nervous maam" sambil menyengir kuda. "ah, that's very human" dosen saya sambil tersenyum. "okay, Mia, after we discussed, we agree that.....YOU PASS". Akhirnya, penantian saya untuk mendengar kata-kata itupun terbayar sudah. Alhadulillah.. Setelah keluar ruangan untuk kedua kalinya, saya hanya tersenyum, dan teman-teman saya memeluk saya dengan erat. Ah rasanya seneeeeng dan legaaaaaaaaaaa...

Terima kasih atas ridho yang Allah berikan pada saya sehingga saya dapat menyelesaikan masa studi saya di Strata 1 ini. Meski perjuangan semesteri ini cukup berat karena harus menyelesaikan skripsi dibarengi Program Pengalaman Lapangan (PPL), tapi alhamdulillah saya dapat menyelesaikannya dengan cukup baik. Terima kasih yang tak terhingga, karena Allah telah memberikan saya kedua orang tua yang begitu baik dan mengerti saya di setiap saat. Syukur yang teramat besar karena Allah telah mempertemukan saya dengan teman-teman yang sangat baik dan tidak henti-hentinya mendukung saya dikala saya merasa tidak mampu untuk melanjukan skripsi ini. Terima kasih ya Chyntia, Novida, Silla, atas bantuan dan dukungan untuk menyelesaikan skripsi ini bersama-sama. Terima Kasih juga untuk Chika, Yuni, Rani, Niken, Mutia, Pute, Umi, atas semua doa, dukungan, dan semuanya! Girls, you know, I can't thank you enough !

Alhamdulillah pagi ini saya bisa bangun dengan segar dan sudah memiliki 'suffix' di belakang nama saya.

Mia Utami Putri, S.Pd

Selamat pagi, Sarjana Pendidikan.


Thanks for coming ! :''') 

Skripsi sebelum direvisi :p





Credit:
Photos taken by Mia Utami Putri, and Candra with Dewi's cellphone.



xoxo

Mia Utami Putri

Thursday, 27 December 2012

27 Desember

Saya bangun cukup pagi di tanggal 27 Desember 2012. Ya, cukup pagi dari hari-hari yang biasanya hanya saya habiskan di rumah. Maklum, sekarang ini saya hanya juru ketik yang kalau kata Rani sahabat saya, 'tukang ngabisin beras'. Kerjaan saya di rumah ga jauh dari Laptop, kuesioner, buku,  meja makan, dan tempat tidur. Tapi pagi itu berbeda, pagi itu adalah pagi di tanggal 27 Desember. Tepat 22 tahun lalu mama melahirkan saya. 27 Desember kali itupun berbeda dari biasanya karena saya biasanya menyambut hari itu dengan penuh keceriaan. Pagi itu saya kecup pipi mama dan bilang "thanks ya ma udah ngelahirin aku". Mama cuma bilang. "iya nak" sambil terus mengecup pipi saya.

Entah kenapa, pagi itu saya agak mellow. Ketika inget umur, dan inget pada pukul 10 pasti mama saya lagi merasakan mules yang sangat hebat saat mau melahirkan saya pukul 11. Saya merasa belum memberi apa-apa di umur yang seharusnya sudah menunjukkan kemapanan ini. Ketika mengetik kali inipun rasanya mata saya udah mau banjir aja. :p Saya merasa sepertinya saya belum pantas berbahagia di hari itu karena saya masih belum menyelesaikan skripsi saya. Walaupun tinggal setengah perjalanan lagi, tapi ga tau kenapa deh saya ngerasa belum bisa aja seneng-seneng di hari itu. 

Hari itu saya habiskan bersama sahabat-sahabat terkasih. Meski hanya sekedar nonton film bareng, tapi keberadaan mereka bener-bener jadi penyemangat saya di sela kepenatan skripsi ini. Malamnya saya habiskan untuk makan bersama mama dan papa. Mereka dua orang yang ga bisa saya ungkapkan seberapa penting keberadaan mereka di hidup saya dan sekali lagi saya masih merasa belum berbuat apa-apa buat mereka.

Setelah makan malem bareng mama dan papa, saya sempatkan membuka laptop dan membalas semua ucapan yang dikirimkan teman, sahabat, dan orang sekitar via Twitter dan Facebook. Saya membaca semuanya satu persatu dan membalasnya juga satu persatu. Saya selalu berusaha membalasnya secara personal bukan hanya copy paste karena saya yakin mereka memberikan doa dan ucapan itupun dengan setulus hati mereka. Ya ga tau deh, saya ngerasa harus bales sepadan aja. hehe yang membuat lucu adalah doa baru yang sering muncul di ulang tahun kali ini. Lumayan banyak yang mendoakan saya, "semoga segera dipertemukan dengan jodoh, ya Mi.", "semoga enteng jodoh.", "semoga cepet nikah.", "semoga dapet jodoh yang soleh.", "cepet jadi lulusan KUA." bahkan doa tersebut diucapin juga sama mama dan papa. hahahhahahaa saya amiinin yaaa...

Saya ga bisa bohong, keinginan untuk menikah muda itu adalah salah satu impian saya. Bukan bermaksud ikut-ikutan tapi memang saya ingin nikah muda itu dari dulu sejak saya SMP bahkan. hahahhaa maklum ya anak perempuan pikirannya suka terlalu dewasa gitu deh. Aduh tapi kalo sekarang, mau nikah muda sama siapa? wong jodohnya aja belom keliatan :p tapi yaaa kita mana tau kan ya rencana Allah. Yang penting sekarang itu memantaskan diri menjadi orang yang baik untuk pasangan kita nanti. Saya ga bisa bohong juga deh, pengalaman saya bersama seseorang sebelumnya, membuat saya sedikit trauma dengan hubungan yang ga jelas. Saya kayanya ga mau lagi menjalani hubungan yang lama dengan orang yang ga tau mau dibawa kemana sebenarnya arah hubungan tersebut (kok kaya lagu ya? haha) karena yang kecewa bukan hanya saya, tapi juga keluarga dan sahabat. Saya ga mau membuat mama dan papa membuang-buang restunya sama orang yang seperti itu lagi. Trauma kaya gini tuh ga enak banget ya karena bikin saya cenderung 'males' menjalin hubungan lagi sama orang lain dari awal lagi. Mama adalah orang yang cukup khawatir dengan saya yang seperti ini. Tapi tenang, lambat laun saya pasti sembuh ko, hanya butuh waktu aja. Sekarang saya hanya akan menyimpan diri saya untuk satu orang yang ditunjuk Allah untuk mendampingi saya menjalani hidup saya seterusnya. Semoga Allah membantu saya menjaga diri saya juga ya untuk orang tersebut. Amin
Yaampun saya jadi curhat banget gini. hahahahaaa

Senja 27 Desember, taken by Mia Utami Putri



Oke deh, ini ada beberapa mood booster saya di tanggal 26, 27, dan 28 Desember..

Niken :*

Rani :*

Mutia :*

Mutia and Rani's instagram photos :* :*


Pute, Umi, dan Ussiy. Walaupun Selamat Ussiy kecepetan sehari hehehe. Makasih ya :* :* :*


Dian pagi ini kirim foto via Line dan ucapan Dewi via Line :* :*

Gambar yang lebih besar dari yang dikirim sama Dian :*


Murid-muridku tersayang Dita and Rima :* :*

Murid-murid ku tersayang Septiono and Nisa :* :*


Terima kasih juga ya Novida, Chyntia, dan Chika yang hari itu menyempatkan waktunya untuk nemenin saya nonton film di bioskop. Oh iya, makasih juga untuk Mutia dan Irvan yang menyempatkan telfon pagi ini untuk ngucapin selamat ulang tahun. Juga ucapan selamat ulang tahun pagi ini dari mas Tomy yang baru pulang dari Bandung (maaci ya kadonya mas Tomyku yang sudah sangat jago mencarikan kado buatku :*)

Thank you so much :*

xoxo

Mia Utami Putri