Wednesday, 1 January 2014

2013 Moments

Hari ini tanggal 1 Januari 2014, seperti tahun-tahun sebelumnya tadi malam di tanggal 31 Desember 2013 saya mengenang apa sajakah yang sudah saya alami di tahun 2013. Sayapun membuka buku catatan yang dahulu rajin saya buka. Saya menemukan corat-coret saya diawal tahun 2013. Ya, seperti corat-coret resolusi untuk tahun 2013.


Seketika, air mata saya mengalir karena berbahagia atas kebaikan Allah. 5 dari sepuluh permohonan saya dikabulkan oleh Allah di tahun kemarin. Bahkan Allah memberikan saya kebahagiaan-kebahagiaan lain diluar yang saya minta. :') Kali ini saya mencoba merangkum moment-moment terbaik di tahun 2013.


29 Januari
Sidang Skripsi


Masih berbekas dibenak saya ketegangan yang cukup menguras pikiran saya di awal tahun kemarin. Berkutat dengan skripsi dan menjalani sidang skripsi. Saya sampai harus hipnoterapi hanya untuk meredam ketegangan saya. hahaha cukup malu-maluin sih kalau dipikirkan sekarang. Alhamdulillah Allah mengizinkan saya merasakan kelulusan.


25 Februari 
Mulai mengajar di BBC Rawamangun



Pada tanggal itu, saya memulai pengalaman berharga saya di BBC Rawamangun. Tempat yang mungkin terlihat biasa saja untuk seorang pengajar bahasa Inggris lain. Tapi buat saya, disinilah langkah pertama di "dunia nyata" setelah lulus kuliah. Mengajar berbagai level dan dapat mengaplikasikan apa yang telah saya pelajari, rasanya itu.... *speechless*.


19 Maret
Wisuda

 

Semua ini untuk mereka :')


4 April
Pernikahan Novida


Vida, We miss you lots! 


20 Juni
Mengajar di Al Izhar



Pengalaman baru dalam mengajar dimulai lagi di bulan Juni. Hingga detik ini, saya tidak henti-hentinya bersyukur karena diberikan pengalaman yang seru dengan lingkungan perkerjaan yang mendukung, teman-teman kerja yang baik, dan anak-anak didik yang lucu.


8 Juli
Terdaftar menjadi mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris


Pengalaman belajar saya dimulai lagi. Luar biasa ya teman-teman saya di foto ini. Mereka sedang menunggu datangnya dosen, jadi sempatkan dulu membaca materi pelajaran. Haus akan ilmu dan tugas ya mereka hahaha :p (P.S: Terkadang yang di foto itu tidak sesuai kenyataan.)


15 Oktober
Bertemu dengan......


Semoga suatu saat nanti saya bisa punya postingan blog khusus ya untuk mas yang satu ini :D



22 November


Kata orang, yang dipuja akan kalah dengan yang selalu ada, yang selalu ada akan kalah dengan yang memberi kepastian.


5 November 
Acara Lamaran Pute


That Ring! Bisa dipastikan bahwa cincin yang mengikat sahabat saya, yang cantiknya bukan kepalang ini, membuat puluhan hati laki-laki diluar sana luluh lantah. hahahahaha :p



27 Desember 
23rd



I'll never thank you guys enough! I love you!! Ulang tahun saya selalu menjadi luar biasa karena mereka.



Alhamdulillahirabbil'alamin..
2013 begitu banyak pengalaman yang membahagiakan. Terima kasih ya Allah..
Semoga tahun depan saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dengan lebih mendekatkan diri saya kepada-Mu. Amin, amin amin..

Happy holiday everyone!



Mia Utami Putri :)

Saturday, 5 October 2013

Bagaimana saya bisa memilih?

Ketika saya ceritakan kegiatan saya saat ini, respon yang saya dapat dari orang-orang sekitar kebanyakan adalah "Yaampun Mi kuat ya kamu." "Ih hebat ya kamu Mi, bisa ngejalaninnya." Kata-kata pujian yang mereka lontarkan. Tapi sungguh, apa yang mereka katakan menjadi momok yang cukup besar untuk saya. Bukan, bukan mereka yang salah berkata, tapi lebih kepada mental saya yang belum siap menerimanya.

Menjalani pekerjaan yang lokasinya cukup jauh dari rumah dan menjalani perkuliahan bukan hal mudah untuk saya saat ini. Saya harus beradaptasi dengan dua kegiatan baru sekaligus. Berkejaran dengan waktu disetiap harinya. Sering sekali terbersit untuk memilih jalan pintas. Logika saya berkata, "Udahlah Mi, pilih aja salah satu. Engga bisa keduanya dijalani bersamaan." Namun hati saya berkata, "Ya Allah, I love my job, seeing those precious expressions of my students are totally priceless!" "Having a short chit chat with my friends in campus and listening to my all-time-favorite lecturers are also my biggest booster to stay awake in lecturing time." Bagaimana saya bisa memilih?

Orang tua dan dosen di kampus pun sempat menganjurkan saya untuk memenangkan perkuliahan. Tapi sungguh saya tidak mampu memilih dari keduanya. Keduanya adalah pilihan yang saya pilih. Saya sangat yakin Allah  pasti punya alasan yang amat kuat dibalik penuntunanNya dikedua hal ini. Air mata inipun sering sekali tiba-tiba tergenang ketika mengingat hal-hal yang Allah lancarkan disetiap harinya. Seperti perjalanan yang lancar ketika berangkat ke sekolah dan kampus, penundaan pengumpulan tugas, hingga kemampuan melakukan beberapa hal dalam hitungan menit. Hingga saat inipun sudah banyak hal yang saya anggap mengjadi hikmah dari kegiatan yang saya jalani.

Seringkali saya berkeluh kesah ditengah kegiatan yang saya jalani. Meski terdengar layaknya rintihan yang keras, tapi sungguh yang saya butuhkan hanya dorongan yang insyaa Allah membantu saya untuk tetap kuat. Meski sesungguhnya saya tau bahwa dorongan terkuat hanya ada pada diri saya sendiri.

Saya ingat perkataan teman saya yang selalu menginspirasi, Irvan, "kalo gue sih Mi, setuju lo ga resign. Allah aja akan menaikan derajat hambanya yang ingin menuntut ilmu." Implicitly, dengan berkuliah saja Allah akan menaikan derajat hambaNya, apalagi yang dibarengi dengan mencari ridhaa Allah dengan bekerja?
Teman saya Candra yang juga sangat menginspirasi berkata, "Subhanallah ya kita kerja sambil kuliah, entah jadi pribadi yang sekuat apa kita nanti." Kata-kata seperti inilah yang insyaa Allah menjadi pembangkit di kala semangat saya turun. Mungkin terlalu muluk menemukan perkataan-perkataan seperti ini setiap hari, tapi saya butuh orang-orang positif yang senantiasa memberikan saya energi untuk terus bangun.

Perhatian-perhatian dari teman-teman yang mungkin orang lain lihat sebagai hal kecil, namun sangat besar untuk saya. Terima kasih ya Chika yang menyempatkan kirim foto di tengah-tengah kegiatannya hanya untuk memberi saya semangat. Juga buat Rani dan Mutia yang sesekali menyempatkan untuk menanyakan kabar saya. Juga untuk Yuni dan Ka Nadia sebagia partner saya di sekolah yang senantiasa membantu saya :)
Untuk mama dan papa yang selalu, selalu, selalu, dan selalu memberi saya semangat. Berharap Allah akan memberikan waktu yang lebih lama untuk kita habiskan bersama. Amin.

Saya yakin, Allah akan senantiasa memberikan hal yang terbaik untuk saya. Selalu.
Badai pasti berlalu. Semua pasti ada jalannya karena kehendak dan ridhaa Allah.